5 Tradisi dan Budaya Unik di Bali, Alternatif Tujuan Wisata Pulau Dewata

Halo semua, hampir memasuki minggu kedua di bulan Januari 2021 nih. Masih semangat dong ya, semangat mengerjakan target-target yang sempat tertunda setahun kemarin. Stay safe jugaya, jaga imunitas tubuh, soalnya cuaca mulai dingin, hujan mulu, tapi tetep alhamdulillah dong yaa..

Btw, memasuki tahun ke 8 berdomisili di Bali, saya jadi tau sedikit banyaknya nih bahwa banyak sekali tradisi dan budaya yang dimiliki pulau dewata ini. Setidaknya ada sekitar 30 kebiasaan warga Bali yang nggak pernah absen dilakukan setiap tahunnya, eh ada beberapa sih, karena PSBB 2020 lalu, hehe..

Dari ke30 tradisi tersebut, saya hanya akan membahas 5 saja nih. Penasaran dong apa aja kebiasaan unik ang terjadi dalam masyarakat Bali ini? Silakan meluangkan waktu membaca 5 menit yaa..

5 Tradisi dan Budaya Unik di Bali

1. Tradisi Mepeed Di Sukawati

Tradisi dan Budaya Bali Mepeed
Foto: baliartinformation

Sukawati tidak hanya terkenal sebagai destinasi wisata belanja dengan pasar seni yang menyediakan keperluan oleh-oleh wisatawan yang liburan ke pulau Bali, tetapi Sukawati juga memiliki tradisi Mepeed adalah sebuah budaya dengan kearifan lokal yang masih dipertahankan sampai sekarang, serta menjadi daya tarik unik bagi wisatawan.

Mepeed dimulai dengan kaum ibu yang mengusung banten gebogan (rangkaian buah, jajanan, janur sebagai sarana upacara keagamaan yang disusun bertingkat) yang menggunakan pakaian khas adat Bali yang berbaris beriringan hingga ratusan meter. Tetapi Mepeed di Sukawati diikuti oleh semua kalangan, laki-laki dan perempuan, dari anak-anak hingga lansia, dengan pakaian adat Payas Agung dengan pakem Sukawati.

2. Nikah Massal Di Pengotan

Tradisi dan Budaya Bali Nikah Massal di Pengotan
Foto: Tribun Bali

Tradisi ini terbilang unik karena, upacara pernikahan yang dilakukan bersamaan oleh ratusan pasangan asal Bali. Tentu saja ini menjadi pemandangan unik bagi wisatawan atau siapapun yang melihatnya. Biasa disebut Nganten (Nikah) Massal, tradisi budaya asal Bangli Desa Bali Aga (desa Bali Kuno) yang diadakan selama dua kali dalam setahun yaitu saat sasih Kapat (Agustus – September) dan Kedasa (Maret – April). Upacara tersebut tidak hanya berlaku bagi laki-laki saja tetapi juga bagi perempuan yang menikah ke luar desa Pengotan.

3. Tradisi Perang Air Di Gianyar

Tradisi dan Budaya Bali Perang Air di Gianyar
Foto: Bali Express

Tradisi Perang Air atau Siat Yeh diadakan setiap satu tahun sekali, tepatnya saat tahun baru Masehi dimulai yaitu tanggal 1 Januari di desa Suwat Gianyar. Tujuan dari diadakannya Tradisi Perang Air di ini adalah sebagai bentuk pembersihan diri dari hal-hal negatif yang terjadi selama satu tahun sebelumnya, dan agar di tahun yang baru menambah banyak hal positif.

4. Tradisi Mepantigan di Gianyar

5 Tradisi dan Budaya Unik di Bali, Alternatif Tujuan Wisata Pulau Dewata
Foto: Tour di Bali

Mepantigan berarti membanting, merupakan permainan bela diri tradisional asal Gianyar, Bali. Mekanisme permainan bela diri ini adalah peserta harus memiliki kelihaian untuk bisa membanting lawan saat bertanding. Uniknya, areal pertandingan ini adalah dipermukaan tanah yang berlumpur. Karena jika saling membanting, lumpur akan sedikit menahan tubuh, sehingga tidak membahayakan. Tradisi atau permainan tradisional.

5. Tradisi Nyakan Diwang di Buleleng


5 Tradisi dan Budaya Unik di Bali, Alternatif Tujuan Wisata Pulau Dewata
Foto: Koran Buleleng

Tradisi Nyakan Diwang asal desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng ini berarti memasak di luar rumah. Seluruh warga desa Banjar akan memasak di luar rumah mereka dan bahkan sampai ke pinggir jalan. Tradisi unik turun temurun ini masih dilakukan sampai sekarang. Biasanya digelar dini hari saat perayaan Hari Raya Nyepi. Mereka juga masih memasak dengan alat tradisional. 

Tradisi Nyakan Diwang bertujuan untuk menyucikan lingkungan rumah, terutama dapur. Selain itu, tradisi ini juga menganut budaya Menyama Braya atau menjalin hubungan persaudaraan antar sesama, dan juga sebagai ungkapan syukur setelah catur Brata Penyepian.

Itu tadi kelima tradisi dan budaya unik yang hanya bisa dijumpai di Bali. Gelaran-gelaran ini juga bisa menjadi alternatif tujuan wisata kamu. Supaya nggak melulu lihat pantai. Jadi, kapan nih mau ke Bali? Hehe..

Semoga bermanfaat, sampai jumpaa..


5 Tradisi dan Budaya Unik di Bali, Alternatif Tujuan Wisata Pulau Dewata

Gif: tenor.com
Reff: https://bit.ly/3s2pNd3