Puisi: Senyawa Dalam Hidup

Blooming Sparkly Red Rose

Puisi: Senyawa Dalam Hidup



Puisi Sedih Kehidupan


Kehidupan..

Tak semudah seperti air mengalir

Akan ada banyak cobaan yang menghampiri

Terkadang sulit..

Terlalu sering menahan sakit

Kehidupan..

Memang tak selamanya perih

Memang tak selamanya sedih

Kadangkala muncul segelintir kebahagiaan

Yang datang dari segala sisi

Yang terlihat begitu menyenangkan

Dan sungguh sangat menenangkan

Kehidupan..

Sungguh sangat menguji kesabaran

Layaknya rindu..

Yang butuh kepastian bertemu

Namun tak semudah membalik muka

Untuk sekedar menyapa

Kehidupan itu penuh misteri

Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok hari

Dan terkadang..

Ada yang harus merelakan

Untuk kemudian ditinggalkan

Sampai disini..

Jangan pernah ada keterpaksaan hati

Untuk saling melepas

Untuk akhirnya ikhlas

Dan hanya ada doa dalam setiap hembusan nafas



* Puisi ini diikutsertakan dalam minggu tema 'TERPAKSA' di #1minggu1cerita *

Gif: tenor.com


Post a Comment

24 Comments

  1. Hidup itu rasanya nano-nano. Kadang terasa manis, kadang terasa asin, dan kadang juga terasa asam

    ReplyDelete
    Replies
    1. manis asam asin rame rasanya, lah, jadi nyayi akutu :D

      Delete
  2. Hehe bagus dan menarik puisinya 😍

    ReplyDelete
  3. Coba kirim puisinya ke media mbaa. Pasti masuk deh ini. Mayan kalo dapat honor jadi bonus hihi. Buat nambah pengalaman gitu 😬

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe.. masa sih kak? aamiin.. kadang masih suka nggak pede akutu, hihi..

      Delete
  4. Iya mbak. Coba deh. Kayak media basabasi atau yg lainnya. Kalo ke media lain bonusnya kita akan belajar bnyk hal lagi. Bljr menerima kalo ga diterima dan belajar terus biar keterima hihi.

    Enaknya kalo puisi itu bisa menginterpretasikan sesuatu secara tersirat yaaa. Nggak perlu cerita panjang lebar gitu. Hihi

    Semangaaaa mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak Ghin, udah menebar benih nih, tinggal memupuk aja, memupuk rasa percaya diri yang lebih, ahaha.. Tapi panennya aja yang belum tau kapan nih :D

      Teringat kalo lagi mikirin tema puisi, aku suka bengong semacam ngobrol sendiri gitu lho, hihi..

      Makasih buat semangatnya kak Ghina :*

      Delete
  5. Kehidupan... Kadang sedih, kadang bahagia. Tapi tetap harus ikhlas dan bersyukur ya sama kehidupan kita hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, hihi.. Tapi kalo bisa milih, jangan terlalu banyak sedihnya deh, hehe..

      Delete
  6. Wah, 1 Minggu 1 Cerita ini programnya menarik yaa...kukira hanya tulisan non-fiksi atau pengalaman pribadi, tapi ternyata ada diminta bikin puisi juga ya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. kontennya bebas sih mbak Leil. Kebetulan minggu ini ada temanya, gitu :D

      Delete
  7. Senyawa dalam kehidupan, sedih...bahagia, sehat...sakit, tua...muda, kaya...miskin. Apapun itu, selama masih diperbolehkan hidup teruslah mencoba menebar kebaikan hingga kematian menjemput...

    ReplyDelete
  8. Iya, kita memang tdk boleh seperti air mengalir dan mengikuti arus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, harus bisa ambil sikap dan tetap jaga diri.

      Delete
  9. Kalau ngomongin soal kehidupan dan berpuisi tentang ini kayaknya akan selalu banyak yg ingin ditumpahkan ya kak, mungkin lebih dari satu judul pun bisa. Saking luas maknanya, saking nano-nano juga cobaannya, huhu. Semoga kita semua pada akhirnya bisa selalu kuat melalui arus kehidupan ini ya kak:(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin..

      Betul Awl, kalo bikin puisi soal kehidupan bisa-bisa jadi satu buku nanti.

      Btw, jadi pengen ngemut nano-nano akutu :D

      Delete
  10. hidup itu berputar. Nggak selamanya sedih nggak selamanya juga senang. Jadi jangan putus asa kalau lagi sedih😁 dan jangan sombong kalau lagi senang.
    Apalagi, jangan terpaksa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepakat! Bersyukur dalam keadaan apapun, itu intinya :)

      Delete
  11. Puitis bgt mba...aku tuh paling ga bsa merangkai kata model gini..busa cerita panjang kali lebar kali tinggi 😆

    ReplyDelete
  12. Perpaduan bumbu-bumbu kehidupan inilah juga yang menjadikannya lebih ~sedapp.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, harus pas, jangan sampek terlalu banyak atau kurang takaran bumbunya :D

      Delete

Sponsored by Bali Digital Marketing Agency

Silahkan berkomentar dengan bijak dan bertanggung jawab. Jangan lupa berkunjung kembali ya.