Mitos dan Fakta Mandi Malam yang Dipercaya Bisa Menyebabkan Penyakit



Mitos dan Fakta Mandi Malam

Masih ingat larangan orang tua agar tidak mandi malam? Alasannya beragam, mulai dari takut masuk angin, rematik, hingga risiko paru-paru basah. Menariknya, anggapan ini masih dipercaya hingga sekarang tanpa banyak dipertanyakan.

Di sisi lain, gaya hidup modern membuat mandi malam sulit dihindari. Setelah seharian bekerja dan berkeringat, mandi malam sering dianggap cara paling cepat untuk kembali segar. 

Namun, benarkah kebiasaan ini berbahaya bagi kesehatan, atau hanya mitos yang terus diwariskan dari generasi ke generasi?

Mitos atau Fakta tentang Mandi Malam 

Banyak yang salah kaprah memahami mitos dan fakta tentang mandi malam yang bisa jadi sumber penyakit. Berikut ini beberapa penjelasannya: 

1. Mandi Malam Membuat Tubuh Masuk Angin 

Keluhan seperti meriang, pegal, atau perut kembung yang merupakan gejala masuk angin kerap dikaitkan dengan kebiasaan mandi malam. Padahal, kondisi ini lebih sering disebabkan oleh kelelahan atau perubahan suhu tubuh yang mendadak. 

Mandi malam tidak langsung menyebabkan masuk angin, terutama jika kamu menggunakan air hangat dan segera mengeringkan tubuh setelahnya. Selama sebelumnya kamu dalam kondisi fit, mandi malam dengan air hangat tetap aman. 

2. Sering Mandi Malam Bisa Paru-paru Basah 

Pneumonia atau paru-paru basah dulunya juga kerap disinyalir muncul karena mandi malam. Penyakit yang merupakan infeksi bakteri,virus, atau jamur ini tidak disebabkan oleh mandi malam. 

Anggapan tersebut muncul muncul karena udara malam yang lebih dingin dianggap memicu penyakit. Faktanya, mandi malam tidak ada hubungannya dengan infeksi paru-paru selama daya tahan tubuh kamu baik.

3. Mandi Malam Pemicu Asam Urat 

Banyak yang mengaitkan mandi malam mengakibatkan timbulnya nyeri sendi dan menganggap sebagai asam urat. Padahal, penyakit asam urat disebabkan kadar purin dalam tubuh dan pola makan, bukan soal waktu mandi. 

Nyeri sendi yang muncul setelah mandi malam sering kali terjadi karena suhu dingin membuat sendi terasa lebih kaku. Jadi, bukan mandi malamnya yang memicu asam urat, melainkan reaksi sementara tubuh terhadap suhu.

4. Mandi Malam Bikin Rematik 

Penyakit rematik merupakan kondisi autoimun dan peradangan sendi, bukan akibat kebiasaan mandi malam. Namun, air dingin di malam hari memang bisa memperparah rasa nyeri bagi penderita rematik.

Kalau kamu punya keluhan sendi, mandi dengan air hangat di malam hari justru bisa membantu meredakan rasa kaku. Jadi, pastikan kamu menggunakan air hangat tiap kali mandi malam. 

5. Mandi Malam Bisa Menyebabkan Penuaan Dini 

Ada juga yang menganggap bahwa mandi malam dapat menimbulkan penuaan dini. Faktanya, penuaan dini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti paparan sinar matahari, stres, kurang tidur, dan gaya hidup tidak sehat.

Mandi malam tidak menyebabkan kulit cepat menua. Justru dengan mandi malam, Anda telah membersihkan tubuh sebelum tidur dapat membantu kulit lebih bersih dari kotoran dan polusi.

6. Mandi Malam Penyebab Kulit Kering 

Masalah kulit seperti kulit kering juga kerap dianggap disebabkan oleh mandi malam. Yang benar, kulit kering lebih dipengaruhi oleh durasi mandi dan jenis sabun yang kamu gunakan. 

Terlalu lama mandi, baik pagi maupun malam, bisa menghilangkan minyak alami kulit. Jika kamu mandi malam dengan waktu yang wajar dan memakai sabun yang lembut, risiko kulit kering bisa diminimalkan.

Mandi Malam Lebih Aman dengan Water Heater Ariston 

Mandi Malam Lebih Aman dengan Water Heater Ariston

Setelah mengetahui fakta dan mitos tentang mandi malam, kamu sekarang bisa merasa aman untuk melakukannya. Tidak ada cerita kalau mandi malam menjadi penyebab utama berbagai penyakit. 

Namun, untuk bisa mandi malam lebih aman, khususnya kamu yang punya riwayat penyakit rematik, sebaiknya biasakan menggunakan air hangat. Supaya tidak ribet harus memanaskan air, water heater bisa jadi solusi praktis. 

Seperti water heater Ariston 15 liter varian Anris2 Lux-D yang merupakan water heater listrik yang simpel dengan performa unggulan. Apa saja keunggulannya, cek berikut ini: 

1. Pengaturan Suhu Presisi dengan LED Display 

Kamu bisa mengatur suhu air secara presisi sesuai kebutuhan melalui LED display yang mudah dibaca. Suhu air yang stabil membuat mandi malam terasa lebih nyaman dan aman bagi tubuh.

2. Perlindungan Tangki dan Anti Jamur 

Andris2 Lux-D dilengkapi teknologi Titanshield untuk melindungi tangki dari korosi dan memperpanjang usia pemakaian. Teknologi AG+ membantu menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga air tetap higienis.

3. Indikator Siap Pakai dan Perlindungan Suhu Berlebih 

Lampu indikator akan memberi tahu saat air sudah mencapai suhu ideal untuk digunakan. Fitur perlindungan suhu berlebih juga menjaga keamanan selama pemakaian.

4. Desain Elegan dan Perawatan Mudah 

Desain elegan khas Italia membuat Andris2 Lux-D terlihat modern dan cocok untuk berbagai gaya kamar mandi. Bentuknya ringkas serta mudah dirawat untuk penggunaan jangka panjang.

Jika ingin varian water heater selain listrik, kamu juga bisa memilih water heater gas Ariston seperti Fast R dan Fast R Lux. Keduanya efektif memanaskan air dengan cepat, aman karena mematikan aliran gas saat api padam, dan memiliki pengaturan suhu LED display. 

Jadi, mana yang akan kamu gunakan? Pastikan untuk memilih water heater Ariston yang tepat agar aktivitas mandi malam lebih aman, nyaman, dan menyehatkan!



Sumber foto:

https://www.freepik.com/free-photo/side-view-woman-taking-shower_39696712.htm#fromView=search&page=1&position=1&uuid=e43a0519-cc30-476e-9b13-4b51d8186160&query=shower

Referensi:

https://www.halodoc.com/artikel/mitos-dan-fakta-bahaya-mandi-malam-yang-perlu-diketahui?srsltid=AfmBOoregl_btLrsBxDmXx37ckiDWzQkReF0BDa4GxvSgX63vQgsNTNq

https://www.alodokter.com/orang-dewasa-tidak-usah-takut-bahaya-mandi-malam

https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4158/bahaya-dan-manfaat-mandi-malam-hari

https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/video/mitos-fakta-rematik


Posting Komentar

0 Komentar