Jenis-jenis Plastik dan Contohnya yang Harus Diketahui



Jenis-jenis Plastik dan Contohnya yang Harus Diketahui


Plastik merupakan bahan yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Itu sebabnya, ada banyak jenis plastik yang diolah sesuai dengan kegunaannya. 

Plastik bisa dibilang memiliki banyak keunggulan, seperti ringan, kuat, dan tahan lama. Namun, plastik juga memiliki kekurangan, seperti sulit terurai dan bahkan dapat mencemari lingkungan.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2022, produksi plastik di Indonesia mencapai 68 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 42,9 juta ton atau 63,3% merupakan plastik sekali pakai.

Jenis-jenis Plastik dan Contohnya

Plastik dapat dikategorikan menjadi tujuh jenis berdasarkan kode resinnya, yaitu:

1. PET/PETE (Polyethylene Terephthalate)

Plastik PETE

Plastik PET biasanya digunakan untuk botol air mineral, botol jus, dan wadah makanan. Plastik PET dianggap cukup aman untuk digunakan karena tidak mengandung zat berbahaya.

Contoh Polyethylene Terephthalate: botol air mineral, botol jus, wadah makanan.

2. HDPE (High-Density Polyethylene)

Plastik HDPE

Plastik HDPE biasanya digunakan untuk botol susu, botol sabun, dan galon air. Plastik HDPE lebih kuat dan tahan lama dibandingkan dengan plastik PET.

Contoh High-Density Polyethylene: botol susu, botol sabun, galon air

3. PVC (Polyvinyl Chloride)

Plastik PVC


Plastik PVC biasanya digunakan untuk pipa air, kabel listrik, dan mainan anak. Plastik PVC mengandung zat aditif yang dapat berbahaya bagi kesehatan jika tertelan.

Contoh Polyvinyl Chloride: Pipa air, kabel listrik, mainan anak

4. LDPE (Low-Density Polyethylene)

Plastik LDPE

Plastik LDPE biasanya digunakan untuk kantong plastik, pembungkus makanan, dan plastik wrap. Plastik LDPE lebih tipis dan lebih mudah robek dibandingkan dengan plastik HDPE.

Contoh Low-Density Polyethylene: Kantong plastik, pembungkus makanan, plastik wrap

5. PP (Polypropylene)

Plastik PP

Plastik PP biasanya digunakan untuk wadah makanan, botol yogurt, dan sedotan. Plastik PP dianggap cukup aman untuk digunakan karena tidak mengandung zat berbahaya.

Contoh Polypropylene: Wadah makanan, botol yogurt, sedotan

6. PS (Polystyrene)

Plastik PS

Plastik PS biasanya digunakan untuk wadah makanan, gelas plastik, dan mainan anak. Plastik PS mengandung zat stirena yang dapat berbahaya bagi kesehatan.

Contoh Polystyrene: Wadah makanan, gelas plastik, mainan anak

7. OTHER (Other)

Plastik Other

Plastik OTHER biasanya digunakan untuk plastik campuran, plastik yang tidak dapat diklasifikasikan ke dalam enam jenis plastik sebelumnya. Plastik OTHER dapat mengandung berbagai zat berbahaya.

Contoh Other: Plastik campuran, plastik yang tidak dapat diklasifikasikan ke dalam enam jenis plastik sebelumnya

Plastik memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi penting untuk menggunakannya dengan bijak dan bertanggung jawab. Bila perlu sebisa mungkin, hindari penggunaan plastik sekali pakai dan pilihlah produk yang terbuat dari bahan yang dapat didaur ulang atau terurai. Semoga bermanfaat!


Postingan ini diikutsertakan dalam eco literasi aksi melestarikan bumi,
Challenge Eco 3Dop Ibuku Content Creator


Posting Komentar

0 Komentar