Mengajarkan Anak Berpuasa Sejak Dini? Begini Caranya!



Mengajarkan Anak Berpuasa Sejak Dini


Assalamu’alaikum. Halo semua, masih tetap semangat ya. Masihlah.. Masih juga hari kedua puasa nih, harus tetap semangat sampai lebaran nanti yaa, Insya Allah..

Btw, alhamdulillah sudah dua tahun ini saya melatih Bang Rasyiid untuk ikutan puasa nih. Ya walaupun tahun kemaren sempat cuma setengah hari aja, namanya juga masih mengenalkan ya. Kalau sekarang abang udah 5 tahun, jadi Insya Allah bisa full puasanya, aamiin..

Sebagai orang tua memang sudah seharusnya wajib mengajarkan anak tentang ibadah dalam Islam. Selain sholat lima waktu, berpuasa juga wajib diajarkan kepada anak. Supaya ia lebih mengenal lebih luas ajaran agamanya.

Mengajarkan Anak Berpuasa Sejak Dini? Begini Caranya!

Saya pernah mendengar cerita seorang teman, dia nggak sanggup melihat anaknya yang baru berumur 4 tahun untuk berpuasa, padahal ya cuma setengah hari. Alasannya, bukan takut lapar atau haus, tapi takut anaknya jadi kurus. Oalah..

Saya sih menghormati cara pandangnya ya. Tapi, kalau nggak diajarkan sejak dini, kapan lagi? Kalau memang anaknya mau, kenapa harus takut? Lagian, kan bisa toh mengganti asupan anak saat berbuka dan sahur dengan makanan cukup gizi dan nutrisi yang dibutuhkan.

Pengalaman saya mengajarkan bang Rasyiid sih memang cukup santai. Apalagi anak sulung saya ini Masya Allah nurutnya, hihi.. Alhamdulillah.. Yah walaupun ada sesekali merengek "buk, abang laper..", tapi kadang juga dia ingat kalau lagi puasa, haha..

Mengapa Anak Wajib Dilatih Berpuasa Sejak Dini?

Hukum berpuasa di bulan Ramadhan sudah jelas terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 183 yang artinya:

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,"

Dalam buku Fikih Pendidikan Anak: Membentuk Kesalehan Anak Sejak Dini karya Musthafa Al-'Adawy, bahwa melatih anak dan membiasakannya untuk berpuasa merupakan langkah yang disyariatkan. Jadi, bukan tanpa alasan, terlebih paksaan. Karena memang sudah diwajibkan umat muslim berpuasa.

Selain itu, hadist dari Rubayyi binti Mu'awwadz r.a yang diriwayatkan Al Bukhari dan Muslim, "Pada pagi hari di hari Asyura, Rasulullah SAW mengunjungi perkampungan kaum Anshar yang ada di sekitar Madinah dan bersabda, 'Barangsiapa berpuasa, maka lanjutkan puasanya dan barangsiapa tidak berpuasa maka sempurnakan sisa harinya.' Kemudian kami berpuasa Asyura. Kami juga menyuruh anak-anak kecil kami. Kami pergi ke masjid dan kami beri mereka mainan dari wol. Jika ada yang menangis karena ingin makan, maki memberinya makanan ketika berbuka."

3 Tips Ajarkan Anak Berpuasa ala Saya

Mengajarkan anak berpuasa dimulai saat ia berusia 3 tahun, bisa jadi sangat efektif untuk mengenalkan segala hal tentang apa itu puasa? Tapi terkadang, beberapa orang tua tidak tahu bagaimana cara yang tepat agar anak semangat berpuasa.

Berikut saya akan berbagi 3 tips jitu mengajarkan anak berpuasa..

1. Ajarkan Karena Pembiasaan

"Ala bisa karena biasa", peribahasa ini bermakna bisa dilakukan karena biasa diperbuat. Ya, termasuk dalam berpuasa, jika dalam keluarga biasa berpuasa sunnah, maka akan sangat mungkin anak mempertanyakan rasa penasarannya dan akhirnya ingin ikut berpuasa.

Coba saja ajak anak untuk bangun sahur dan mengajaknya berpuasa. Agar tidak menimbulkan rasa bosan atau anak makin merasakan lapar dan dahaganya, ajak anak mencoba hal seru, yang tentu saja tetap santai ya.

Selain mengajarkan anak membiasakan berpuasa, orang tua juga wajib memperhatikan gizi dan nutrisi anak saat sahur dan berbuka nantinya. Jadi, anak tetap akan bertumbuh dengan baik.

2. Mengenalkan Segala Hal Tentang Puasa

Selain memberikan contoh atas kebiasaan keluarga berpuasa, berikan juga penjelasan tentang puasa sedetail mungkin. Misalnya saja, bahwa selain ibadah sholat, puasa adalah termasuk ibadah yang diwajibkan agama.

Jelaskan juga kalau puasa itu bukan sekadar nggak boleh makan dan minum dan harus sahur serta berbuka saat maghrib tiba, tapi juga harus bisa menahan amarah. Jelaskan saja dengan bahasa yang santai agar anak pun tidak merasa kesulitan memahaminya.

Bagian terpentingnya adalah, hal apa aja nih yang bisa dilakukan saat berpuasa? Orang tua juga bisa menceritakan hal-hal baik seperti, bercerita tentang keadaan bulan ramadhan di zaman Rasulullah, atau hal menyenangkan lainnya yang bisa membuat anak semakin semangat berpuasa.

3. Jangan Terlalu Memaksa Anak Berpuasa

Adalah hal wajar apabila anak usia dini masih disarankan berpuasa setengah hari saja. Karena ia masih pada tahap pembelajaran dan mengenal dengan perlahan apa itu puasa. Hal ini dilakukan supaya anak tidak merasa dipaksa, biarkan keinginannya untuk berpuasa muncul dari dalam dirinya sendiri. Dan setelah usianya di atas 7 tahun puasa akan menjadi wajib dijalankan secara penuh, beritahu juga hal tersebut ya, supaya anak bisa mempersiapkan dirinya dengan lebih baik.

Yup yup yup! Itulah tadi tiga hal yang saya ajarkan kepada anak lelaki pertama saya untuk berpuasa. Apa kamu punya cara lain untuk mengajarkan anak berpuasa? Yuk berbagi di kolom komentar dong.



Posting Komentar

3 Komentar

  1. Wah inspiratif sekali ya kakak. Bisa nih diterapkan utk toddler ku juga

    BalasHapus
  2. Masya Allah, anakku 4 tahun sekarang, tapi memang belum tega sih huhu.. cuma sudah dikenalkan, semoga puasa tahun depan bisa mulai belajar :)

    BalasHapus
  3. Keren udah sejak 3 th puasa. Saya ngajarinnya bertahap dari bangunin sahur terus ga makan sampai adzan trus puasa

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bijak dan bertanggung jawab. Jangan lupa berkunjung kembali ya.