Kumpulan Fiksi Mini Sederhana | Kyndaerim

Blooming Sparkly Red Rose

Kumpulan Fiksi Mini Sederhana



 

Kumpulan fiksi mini, fiksi mini, contoh fiksi mini, fiksi mi tema campuran

Kumpulan Fiksi Mini Sederhana Season 2 - Halo semuaa.. Saya lagi kangen bikin fiksi nih. Karena di kumpulan fiksi mini sederhana season 1 dan adalah yang pertama kali saya buat, antusias dari kalian besar sekaliii, terima kasih.. Duh, jadi semangat kalau gini sih ya.. Semoga di kumpulan fiksi mini sederhana season 2 ini, bisa semakin menarik perhatian kalian yaa, bismillah..

Let's read !

Dari balik jendela, aku melihat sebuah BAYANGAN. Sesekali gorden putih itu tertiup angin. Dan tanpa sadar, bayangan itu sudah berada di dekatku.

Bom demi bom berjatuhan di pemukiman warga. Dan dengan tegar aku berdiri melihat reruntuhan itu. Air mataku perlahan menetes, dan berkata, "Ibu, ayah, aku PULANG dulu," sambil berjalan ke arah cahaya putih.

Ternyata benar ya kalau CINTA ITU BUTA, pantas saja sedari tadi kau memainkan bola mataku.

Sepanjang PERJALANAN, aku hanya melihat cahaya putih. Aku mencoba menoleh ke belakang, dan mendengar, "ikhlaskan dia bu."

Pasca KEBAKARAN HUTAN, sedikit demi sedikit gedung-gedung pun tumbuh.

"Tidurlah nyenyak anakku," kata sang ibu sembari mengecup pelan BATU NISAN itu.

"Jangan gegabah! Kita tidak akan pernah berpisah!" teriak seorang pria sambil memegang tangan kekasihnya yang hendak melompat dari LANTAI 30.

"Pergilah tidur, aku masih belum mengantuk," seru wanita tua itu kepada MALAIKAT MAUT.

BANJIR BANDANG itu sempat membuat panik, untung saja rumah-rumah berhasil di ungsikan.

Sukses MEMBAKAR KALORI, wamita itu pun kehabisan korek.

Sehebat itu ia menahan RINDU, sampai rasa laparpun tak mengganggu.

Akhirnya ibu mendapatkan KUNCI LEMARI itu. Setelah membukanya, ternyata adik sudah tak bernyawa.

"Aku tahu, kamu pasti bisa melakukannya, dik," Seketika saudara kembar itu bergembira setelah BABAK BELUR dan berhasil menembus tembok.

"Sudah tak ada harapan lagi untuk hidup, aku benar-benar pasrah," kata seorang pria yang sedari tadi menatap PIRING KOSONGnya.

Anakku tampak riang BERMAIN bersama teman-temannya yang sesekali terlihat.

BANJIR kemarin hampir saja menenggelamkannya dalam mimpi.

SISWA BARU itu membuatku sedih, karena telah menyingkirkanku dari bangku kosong di belakang.

"Nasi hangat, ayam bakar, sambal, sayuran rebus, es teh, sedap!" sambil tertawa lelaki itu kembali menyantap UBI REBUS dalam jeruji.

"Jadi, siapa yang telah membuatmu berbadan dua?!" Perempuan itu pun menunjuk TUMPENG bikinan ibu.

Ayah baru saja pulang dari KOTA. Seluruh warga desa menyambut dengan APD.

Kami berlari saat hujan mulai lebat. PAYUNG LIPAT dalam tas pura-pura kulupakan.

"Sejak kapan kau tidur disampingku?" tanya sang wanita, "Sejak ibumu mengizinkanku MENIKAHIMU," jawab suami.

"Kenapa kau kembali, nak?" tanya ibu. "Karena SEPI, bu. Disana cuma ada Tuhan," jawabnya.

Bersama dengan teman-temannya, kakek tampak gusar, "Dimana kita bisa nonton bareng G30S PKI?" tanyanya.

Naah, selesaaai.. Terima kasih untuk yang sudah berkenan membaca. Silakan berbagi jika bermanfaat. Sampai jumpaa di kumpulan fiksi mini season 3.

Gif: tenor.com


Posting Komentar

4 Komentar

  1. Wahh aku juga beberapa kali ikutam fiksimini tp belum pernah terpikir bikin kumpulan seperti ini. Keren yaa jadinyaaa 🤩🤩

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe.. makasih :*
      tapi ini masih belajar-brlajar dulu juga kok :D

      hayuk, bikin juga cuss :D

      Hapus
  2. Wow mantap, banyak juga fiksi mini nya, tapi yang season dua ini lebih mini dari pada yang pertama ya.

    Kalo aku sepertinya tidak bisa bikin yang fiksi mini, apalagi yang pendek seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe... makasih mas. kurang banyak sih sini, dan kurang sreg kayaknya, haha, jadi curhat :D

      Hapus

Sponsored by Digital Marketing Agency Bali

Silahkan berkomentar dengan bijak dan bertanggung jawab. Jangan lupa berkunjung kembali ya.