Halo semua.. Sehat selalu yaa..

Adakalanya kita memang harus istirahat dengan segala macam kegiatan yang biasa dilakukan di luar rumah. Dan hal itu berlaku bagi kita sekarang ini. Bukan tanpa sebab. Karena, adanya himbauan dari pemerintah untuk membantu mendukung menguranginya korban dari Covid-19. Coba aja cek dipostingan saya di Info Corona Terkini, sungguh menunjukkan angka yang fantastis dalam beberapa hari terakhir.

Mungkin sebagian orang masih berpikir bahwa virus ini nggak begitu berbahaya. Atau ada yang berpikir, ah virus ini sama kayak flu kok pasti bisa sembuh. Helo! Please! Ini bukan cuma soal flu atau sembuh  dalam waktu sekejap mata. Tapi virus ini nggak akan berhenti menyebar kalau masih aja banyak orang yang anggap remeh.


Kemarin saya baru saja chat dengan salah satu teman SMA yang tinggal di dekat pasar, tepatnya di Pajak Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Medan. Di sana suasananya masih seperti biasa. Nggak ada yang berubah. Malah semakin ramai, bukan karena mengikuti nama daerahnya ya. Tapi, saya juga sempat chat dengan beberapa teman yang lain, mereka juga pantau bahwa daerahnya masih lumayan ramai, walaupun nggak seperti biasanya.

Seperti di Bali, untuk jalanan sih benar-benar nggak terlalu ramai. Bahkan masih ada beberapa ojol dan para pekerja seperti kurir dan para canvaser atau sales. Karena mungkin memang itu pekerjaan mereka ya, jadi mau nggak mau harus tetap berkegiatan seperti biasa. Hanya mengurangi kerumunan. Apalagi tanggal 25 Maret nanti Bali meNyepi. Hal ini akan sangat membantu untuk benar-benar "menyepikan" segala macam kegiatan, dan hanya bisa dilakukan #dirumahaja. Listrik dan semua saluran internet, tv, radio, dsb, juga akan ditiadakan sementara waktu selama kurang lebih 24 jam. Dari mulai tanggal 24 sore, jalanan saja udah ditutup.

Untuk anak sekolah, mayoritas dihimbau untuk benar-benar memanfaatkan waktunya #dirumahaja untuk belajar. Dan ini salah satu yang membuat para orangtua pusing. Karena mereka harus kerja ekstra. Selain mengurus rumah tangga juga harus mengajarkan anak belajar materi sekolah selama kurang lebih 14 hari ke depan. Tapi pemerintah juga ngerti kok. Jadi, pemerintah bekerja sama dengan beberapa provider untuk memfasilitasi ruang belajar siswa secara online, dan mereka bebas mengaksesnya tanpa dikenakan biaya kuota. Baik bener ya pemerintah..

Social distancing ini digalakkan mulai hari ini, selama kurang lebih 14 hari ke depan. Berharap agar semua pihak mampu bekerja sama agar Covid-19 bisa benar-benar teratasi dengan sebaik-baiknya.

Pertanyaannya, kenapa pemerintah lebih memilih Social distancing ketimbang Lockdown?

Karena eh karena, akan ada dampak besar dari pertumbuhan ekonomi negara kita tercinta ini. Karena sistem lockdown benar-benar akan melumpuhkan kegiatan ekonomi negara. Sama sekali tanpa adanya aktivitas di luar rumah. Lagipula, sebagian besar masyarakat Indonesia merupakan pekerja informal yang kebanyakan dari mereka mendapatkan upah harian.


Eh, tapi, dari sementara kita #dirumahaja, banyak juga lho sisi positifnya. Karena, nggak ada didunia ini yang terjadi secara kebetulan. Semua pasti ada hikmahnya. Apa aja sih??


  • Bar, klub malam, kasino, dan tempat-tempat lain untuk bermaksiat, ditutup.
  • Menurunkan tingkat suku bunga bank yang mencekik leher.
  • Membawa kembali keluarga agar bisa berkumpul dan beraktivitas bersama dirumah.
  • Menghentikan manusia memakan hewan hidup atau mati dan terlarang.
  • Sebagian besar anggaran militer dialokasikan ke anggaran perawatan dan kesehatan
  • Negara-negara Arab melarang menggunakan Shisha.
  • Melemahkan para diktator dunia yang selama ini berlagak hebat dan sombong.
  • Memaksa negara memperhatikan rakyatnya.
  • Memperlihatkan betapa bergunanya memperhatikan kebersihan diri sekecil apapun.
  • Mengajarkan serta mengingatkan kembali kepada manusia bagaimana cara bersin, menguap, batuk yang baik dan benar.
  • Mengajarkan manusia untuk lebih sederhana dalam hidup.
  • Mengajarkan kita untuk tidak mudah bersentuhan dengan yang bukan mahram.
  • Mengajarkan agar kita tidak jajan dan makan sembarangan di luar.
  • Dan lain sebagainya.

Sementara kita #dirumahaja, pekerjaan medis yang menangani kasus Covid-19 bisa berkurang lelahnya. Ayolah kita saling bantu, saling pantau, saling mengingatkan. Semoga si Covid-19 ini segera hilang dan musnah dari muka bumi ini. Dan jangan lupa untuk terus berdoa ya agar kita semua selalu dalam lindunganNYA.

Silakan berbagi artikel ini jika ada faedahnya. Jika tidak, tetap bagikan aja, dari pada #dirumahaja nggak ada kerjaan, hehe.. Sampai jumpa..

Gif: tenor.com