Posisi Menyusui Bayi Baru Lahir, Ibu Muda Wajib Baca!

Pretty Black Cat

Posisi Menyusui Bayi Baru Lahir, Ibu Muda Wajib Baca!



Posisi Menyusui Bayi Baru Lahir, Ibu Muda Wajib Baca!

Pengalaman menyusui bayi baru lahir, pasti akan selalu diingat ya. Mulai dari upaya memperlancar ASI dengan mengonsumsi makanan dan minuman dengan gizi dan nutrisi yang seimbang, sampai saat di mana seorang ibu berhasil menyapih anak.

Di luar dari perasaan bahagia karena berhasil menyapih anak tanpa drama, ada beberapa hal yang harus kita ketahui saat menyusui. Salah satunya adalah posisi saat menyusui agar kenyamanan dirasakan ibu dan bayi.

Posisi Menyusui Bayi Baru Lahir, Ibu Muda Wajib Baca!

Posisi menyusui bayi baru lahir nggak boleh sembarangan ya. Utamakan kenyamanan dan rasa aman pada ibu dan bayi. Seperti apa posisinya? Ini diaa..

1. Posisi menyusui bersandar (laid-back breastfeeding)

Posisi menyusui dengan bersandar merupakan posisi alami yang sering kali dilakukan Ibu ketika menyusui bayi pertama kali. Posisi menyusui bersandar memang terasa nyaman dan memmbuat waktu menyusui menjadi lebih santai.

Posisi menyusui bayi dengan bersandar ini bisa dilakukan di mana saja, selama tersedia tempat yang nyaman untuk bersandar.

Seperti apa ya langkah-langkah menyusui dengan posisi bersandar? Berikut tahapan untuk melakukannya:

- Siapkan bantal dan letakkan ke dinding, kursi, atau sandaran tempat tidur, kemudian sandarkan punggung ibu, pastikan posisi punggung benar-benar nyaman ya.

- Posisikan kepala bayi sejajar dengan dada ibu dan perut bayi berada di bawah dada ibu.

- Perlu selalu dilihat agar hidung bayi tidak terlalu menempel payudara ibu dan lehernya jangan sampai menekuk.

- Bantu bayi untuk menemukan puting payudara ibu, atau biasanya bayi sudah bisa menemukan puting dengan sendirinya.

- Mulailah menyusui seperti biasa.

2. Posisi menyusui cradle hold

Posisi menyusui bayi cradle hold kerap dilakukan ibu ketika bayi sering disusui, sekitar usia 2 bulan lebih. Posisi menyusui ini akan menggunakan salah satu tangan ibu untuk menopang tubuh bayi.

Berikut tahapan cara melakukan posisi menyusu cradle hold, yaitu:

- Gendong bayi dengan salah satu tangan. Pastikan posisi kepala bayi ada di lengan tangan ibu yang tertekuk, dan perutnya di tubuh ibu.

- Posisi kepala bayi dan lengan ibu harus berada di sisi yang sama dengan bagian payudara di mana bayi menyusu.

- Pastikan untuk menjaga posisi kepala bayi selalu sejajar dengan bagian perut atau tubuhnya, hal ini dilakukan supaya leher bayi tidak tegang dan terasa lelah.

- Untuk terhindar dari rasa pegal pada bagian tangan ibu yang menopang tubuh bayi, gunakanlah bantal menyusu atau bantal biasa atau bisa juga menggunakan alas yang cukup empuk dan tebal.

- Mulailah menyusui seperti biasa.

3. Posisi menyusui cross cradle hold

Posisi menyusui yang benar dengan cross cradle hold ini mirip dengan cradle hold. Hanya saja, lengan tangan yang digunakan untuk menopang tubuh bayi pada posisi cross cradle hold berlawanan dengan payudara di mana bayi menyusui.

Sederhananya, apabila bayi disusui pada payudara sebelah kanan, kepala bayi akan berada diposisi yang sama. Namun, penerapan posisi cross cradle hold ini, justru tangan sebelah kiri yang dipakai. Menurut Kids Health, posisi ini memudahkan Ibu untuk melihat dan mengontrol perlekatan puting susu yang diisap oleh bayi.

4. Posisi menyusui berbaring (side-lying)

Posisi menyusui berbaring adalah posisi yang paling sering dilakukan ibu, apalagi ketika ibu merasa lelah, sehingga enggan untuk duduk. Selain itu, posisi menyusu ini juga mudah dilakukan untuk ibu yang baru saja melalui operasi caesar. 

Berikut ini adalah tahapan melakukan posisi menyusui berbaring yang benar:

- Berbaringlah dengan menghadap bayi

- Dekatkan bayi dengan payudara ibu, miringkan sedikit tubuh bayi supaya mudah mencapai puting payudara.

Posisi menyusui ini sama sekali nggak membebani ibu dan bayi, karena nggak perlu memangku atau menggendong bayi. Namun, tetap harus diperhatikan, jangan sampai ibu tertidur yaa..

5. Posisi menyusui football hold (clutch hold)

Posisi menyusui ini dilakukan dengan cara mengapit bayi pada sisi tubuh, tepatnya di bawah lengan ibu. Posisi ini juga baik dilakukan untuk ibu dengan payudara besar, riwayat caesar, dan bayi kembar.

Berikut tahapan melakukan posisi menyusui football hold yang benar:

- Posisikan tubuh bayi disalah satu sisi payudara.

- Gunakan tangan untuk menopang bayi sesuai posisi tubuhnya, posisi telapak tangan pada kepala bayi, lengan pada tubuh bayi dan kaki bayi berada di samping badan ibu.

- Gunakan bantal untuk menyangga tangan yang menopang bayi, agar lebih nyaman

- Mulailah menyusui dengan nyaman.

6. Posisi menyusui bayi duduk (sitting baby)

Posisi ini sebenarnya bisa dilakukan ketika bayi sudah memiliki leher dan punggung yang kuat untuk duduk, biasanya sekitar usia 3 bulan ke atas. Posisi menyusui bayi duduk bisa dilakukan ketika bepergian. Jadi nggak perlu repot menopang tubuh bayi.

Berikut tahapan menyusui dengan posisi bayi duduk:

- Duduklah dengan posisi tegak, kemudian dudukkan bayi dihadapan ibu dengan menghadap ke payudara.

- Tangan ibu bisa menjadi sandaran bayi, dengan cara memeluknya tubuhnya.

- Pastikan posisi leher dan punggung bayi lurus.

- Pastikan hidung bayi dapat bernapas dengan lancar tanpa tertekan.

Posisi menyusui ini memang biasanya nyaman diterapkan pada bayi yang baru lahir. Pertama-tama mencobanya mungkin akan terasa sulit, tapi lama kelamaan Ibu dan bayi akan terbiasa dan merasa dipermudah karena bisa memerhatikan isapan bayi saat menyusu (latch on).

Selain memperhatikan posisi menyusu yang aman dan nyaman untuk Ibu dan bayi, pastikan juga kenyamanan bayi saat menggunakan popok. Ibu bisa memilih popok Merries yang memiliki daya serap tinggi serta lapisan popok bersirkulasi yang akan membuat kulit bayi nyaman bebas iritasi.


Gif: canva


Posting Komentar

4 Komentar

  1. Auto bookmark nih penting banget artikelnya karena sebentar lagi mau bergelut kembali dengan newborn hoho

    BalasHapus
  2. menyusui anak itu yang sulit awalnya ya mba Ky, apalagi ibu baru (saya termasuk). setelah adaptasi dan mencoba, mau style apapun jadi bisa. bahkan diputar balik sama anak juga bisa, hehehe

    BalasHapus
  3. If only saya bacanya dulu pas baru lahiran... dulu gak ada yg ngajarin saya kek ginj

    BalasHapus
  4. aku belajar posisi menyusui ini karena baca BUKU KIA, sebelumnya tau posisi menyusui cuma duduk doang. ternyata banyak juga ya

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bijak dan bertanggung jawab. Jangan lupa berkunjung kembali ya.