Cerpen: Sebuah Ketukan

Blooming Sparkly Red Rose

Cerpen: Sebuah Ketukan



Cerpen horor sebuah ketukan
Belum lama ini aku melihat seorang ibu dengan anak laki-lakinya baru saja pindah ke apartemen yang kami tinggali. Dan kini, mereka tinggal tepat di atas apartemen kami.

Malam demi malam berlalu.

"Sayang, kamu dengar suara itu?" tanyaku heran.
"Aku tak mendengar apapun, mungkin karena kau terlalu lelah, tidurlah," ucap istriku.

Tak ada yang aneh memang. Sampai di hampir setiap malam, aku mendengar suara seperti hentakan sepatu berhak, atau semacam ketukan pintu, tepat di atas apartemen kami.

"Sayang, aku mendengarnya lagi," tegasku.
Dengan tenang, istriku menjawab,  "Mungkin mereka sedang berpesta. Sudahlah, ayo tidur,"
Dan akupun tertidur, walau tak begitu nyenyak.

Bulan demi bulan berlalu dan aku masih saja mendengar hentakan itu di setiap malam dengan iramanya yang selalu saja sama.

"Sayang, setiap kali aku mendengarnya, aku semakin penasaran, tapi apa yang bisa ku lakukan?"
"Seharusnya kamu meniruku, mengabaikan apa yang ku dengar. Anggap saja seorang gila sedang berdansa di tengah malam. Sudahlah, aku mengantuk," ungkap istriku.

Ternyata selama ini istriku juga mendengarnya. Tapi Ia tak hiraukan.

Tahun demi tahun berlalu.

Besoknya setelah pulang bekerja, aku melihat ada kerumunan orang diapartemen kami.

"Ada apa ini pak?" tanyaku pada seorang petugas.
"Ada seorang ibu yang tega membunuh anaknya sendiri," jawab petugas tersebut.

Aku pun terkejut, bahkan sangat. Kenapa bisa terjadi hal semengerikan itu?

Malam pun tiba. Saat kami hendak makan malam.

"Risa sayang, ayo segera makan dan kerjakan PR-mu," teriak istriku dari arah dapur.
"Baik ma," sahut Risa, putriku yang kini telah memasuki usia 8 tahun.

Selesai makan malam.

"Pa, nanti bantuin aku kerjain PR ya," pinta Risa.
"Dengan senang hati sayang," ucapku lembut.

Beberapa saat kemudian.

"Pa, tadi aku belajar hal menarik disekolah," ujar Risa.
"Ceritakan pada papa sayang," aku terlihat semangat.
"Papa tau arti ketukan ini?" Risa mencoba menggerakkan jarinya, dan mulai membuat beberapa ketukan di atas meja.
Aku mendengarkannya, "Sepertinya papa pernah mendengar ketukan itu. Coba sekali lagi sayang," kali ini aku mendengarkannya dengan seksama.
"Masa papa nggak tau sih, itu kan kode morse yang paling mudah paa.." kata putriku.

Kode morse? Benar saja aku seperti tak asing mendengar ketukan itu. Aku berpikir, berarti ketukan yang setiap malam mengganggu tidurku adalah kode morse.

"Apa arti ketukan itu sayang?" tanyaku serius.
"Artinya SOS pa, orang yang meminta pertolongan," jelas Risa.

SOS?! Aku berpikir lagi, itu artinya selama bertahun-tahun ini aku mendengar ketukan kode morse yang artinya meminta pertolongan?! Berarti.. Anak lelaki itu.. Argh! Harusnya aku mengetahuinya dari awal..

Gif: tenor.com


Post a Comment

4 Comments

  1. Duh.. Kasihan jadi selama ini ada anak kecil yang lagi minta tolong.

    Saya jadi keinget film parasyte. tapi emang nggak semua orang tahu kode morse itu apa. Saya aja juga nggak paham. Biasanya kode morse ada di film detektif atau misteri gitu. Bisa melalui kedipan cahaya juga kan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, saya aja yang anak pramuka nggak terlalu paham, wkwk..
      Betul mbak, jenisnya ada senter sama peluit.

      Delete
  2. Hhii.. serem, ada yg ketuk-ketuk malem-malem..

    ReplyDelete
    Replies
    1. dan ternyata.. orang lagi nukang, loh, wkwk..

      Delete

Sponsored by Bali Digital Marketing Agency

Silahkan berkomentar dengan bijak dan bertanggung jawab. Jangan lupa berkunjung kembali ya.