Tips: Cara Ampuh! Hilangkan Jenuh Saat Menulis

Blooming Sparkly Red Rose

Tips: Cara Ampuh! Hilangkan Jenuh Saat Menulis




Jujur, merasa 'tertampar' sih waktu ide judul ini muncul dalam otak, haha.. Pasti wajar ya rasa bosan, jenuh, malas yang timbul begitu saja di sela-sela deadline nulis. Entah itu nulis cerpen, puisi, novel, artikel berfaedah daaan sebagainya.

Ada banyak cara sebenarnya untuk menghilangkan rasa-rasa tak enak itu. Tapi saya pilih beberapa aja yang terbukti ampuh mengatasi kebosanan dan kawan-kawannya itu. Cekidot.

1. Ingat Tujuan Awal

"Innamal A’malu Binniyat", setiap amalan tergantung niatnya. Nah, coba ingat-ingat lagi apa niat kamu untuk menulis blog (contoh blog aja ya). Apakah memang karena menyalurkan hobi, ya dari pada bengong nggak jelas, mending mengarang bebas atau nulis kisah-kisah yang pernah kamu alami. Jadi ada aja yang di kerjain, karena kamu ingat tujuan awal menulis untuk apa. Kalau perlu, tulis tujuan kamu kedepan, pakai huruf kapital juga boleh, biar jelas, terus tempel didinding, dekat pintukah, ditembok kamarkah, pastikan tulisan itu selalu kamu lihat setiap harinya.



2. Menulis Hal Yang Diminati


Yakinlah, cara ini dijamin ampuh untuk membuatmu semangat menulis. Karena kamu menulis apa yang kamu senangi. Bukan ikut-ikutan, sok-sok-an ngikutin trend. Sebenarnya nggak masalah sih, tapi akhirnya kamu bakal susah sendiri deh nanti, karena kamu seolah menjadi orang lain. Just be your self.


3. Paksakan diri atau Tinggalkan




Kalau kamu ingat tujuan awal menulis, kamu akan berada pada posisi yang serba salah. Misalnya, kamu ingin mencapai tujuan tersebut, tapi terhalang dengan pikiran yang bilang 'capek', naah di sini saatnya kamu memilih antara memaksakan diri atau meninggalkan tujuan awal tadi. Butuh semedi sih cara satu ini, haha..


4. Mengarang Bebas


Stuck, racun satu ini bisa menyerang otakmu secara tiba-tiba. Jadi, jangan biarkan dia berkembang, haha.. Tulis aja apa yang kamu ingat, misalnya selama satu harian ini kamu ngapain aja, curhat juga nggak apa-apa kok. Asal ada aja yang kamu tulis.


5. Bacalah 



Jangan malas membaca. Cari referensi dari orang lain. Tapi jangan 'njiplak' ya, gabole itu sih. Cara ini akan membuat semangat menulismu kembali lagi. Dan cobalah berpikir agar tulisanmu bisa lebih baik dari referensi tsb.


6. Buat Jadwal


Atur jadwal menulismu. Misalnya dalam satu hari kamu hanya akan menulis sekitar 1 - 3 jam saja. Tapi benar-benar targetkan bahwa dalam waktu singkat itu, kamu bisa menghasilkan setidaknya satu tulisan.


7. Suasana Baru 


Jika kamu bosan dengan menulis di atas meja belajar dengan satu lampu belajar yang menyala, pergilah keluar, cari tempat yang menurutmu nyaman dan berpotensi untuk menimbulkan cerita-cerita yang fresh dan orisinil. Seperti taman, coffee shop atau bahkan lesehan diteras rumah.


8. Cokelat dan Es Krim




Dua hal enak tsb bisa jadi menaikkan mood kamu lho. Karena rasa manis yang terkandung dalam keduanya sangat baik untuk mengembalikan mood-mu.


9. Minta Saran



Jika kamu punya komunitas blog, atau yang dekat dulu aja deh, sama sahabat misalnya. Kamu bisa minta pendapat mereka tentang ide apa yang bisa mereka berikan untuk kamu tulis.


10. Reward


Terkadang kita lupa sudah sejauh apa perjuangan kita dalam menulis. Yang pada akhirnya terlalu memforsir diri sendiri untuk selalu bekerja memaksakan otak berpikir. Jadi, selalu sempatkan untuk memberi penghargaan kepada diri sendiri. Misalnya aja melakukan sesuatu yang paling disukai atau pergi ke suatu tempat bersama orang-orang tersayang. Percayalah, akan ada mood-booster yang timbul.


11. Berdoa


Cara terbaik untuk menghilangkan berbagai rasa gundah gulana ya dengan berdoa. Meminta pertolongan padaNya agar selalu diberikan kelancaran dalam menulis serta dimudahkan pemikiran dan dijauhkan dari rasa jenuh yang berkepanjangan.


12. Lupakan Sejenak



Lupakan sejenak semua hal tentang menulis selama satu hari penuh dan jangan coba-coba melihatnya, mengintip sekalipun. Tenangkan pikiranmu. Tarik napas dalam lalu hembuskan. Biarkan dirimu tenang, bersantailah sejenak. Dan jika perasaanmu kembali pulih selama seharian penuh, setelahnya kamu boleh memulai lagi untuk menulis.

Itu aja deh tips nya ya. Semoga berfaedah. Ayo semangat menulis.. Sampai jumpaa..

Gif: tenor.com


Post a Comment

2 Comments

  1. Mungkin yang lupakan sejenak itu selama ini yang paling ampuh buat saya. Soalnya nggak jarang semakin maksa harus nulis, akhirnya kehilangan keasyikan di dalam nulis. Menulis yang tadi menyenangkan jadi menyiksa layaknya pekerjaan.

    Trus pikir saya, ngapain nambah stres sendiri?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes. Rileks sejenak lah ya, jernihkan pikiran dulu, kalo udah siap baru lanjut :D

      Delete

Sponsored by Bali Digital Marketing Agency

Silahkan berkomentar dengan bijak dan bertanggung jawab. Jangan lupa berkunjung kembali ya.