Adbox
LightBlog

20 November 2019

Puisi: Pilunya Rindu


Dengarlah suara hatiku

Yang diam-diam berkata rindu

Namun yang ada hanya pilu

Sebuah rasa terbalut mendung yang terlalu gelap

Warnanya seperti abu-abu

Bercampur hitam lebih dominan

Jangan tanya seperti apa aku kini

Karena aku tak kan pernah menjawab

Tak kan pernah mencoba bernyanyi tentang lagu rindu lagi

Semua akan semakin menyakitkan

Semakin membalut luka dalam alunan nada absurd

Tak berbentuk dan tak berwujud

Sama sekali tak terniat diperlihatkan

Bahkan saru untuk diperdengarkan

Sudahlah..

Tak lagi penting untuk dibahas

1 comment:

Silahkan beri penilaian, masukan dan saran yang membangun. Mohon tidak menyertakan link aktif atau komentar spam. Terima kasih :)

LightBlog
LightBlog