Puisi tentang rindu yang mendalam

Di ujung senja, kurasakan hangat menyapa malam

Berbalut sejuk yang memeluk erat keheningan

Menjadikannya sebuah memori yang sayang tuk di akhiri

Seketika terwujud rindu di sela~sela sunyi sepi

Yang terkadang menghampiri seakan tak ingin berhenti

Sejenak tenggelam dalam hangatnya kebersamaan

Terperanjat kian dalam

Menderukan degupan debar yang terasa hebat

Menjadikan satu~kesatuan jiwa yang tak tergoyahkan

Menggiring berbagai macam perasaan

Seakan sedih dan senang seiring berjalan

Mengisi kekosongan waktu

Yang enggan tuk memisahkan

Tak bosan bercerita tentang pertemuan awal

Yang begitu teduh tuk didengarkan

Bagaikan lagu yang didendangkan

Seolah mengudarakan beribu ucapan rindu

Yang selalu terngiang dalam ingatan

Yang bernada seperti gemericik hujan kemarin

Masih tersisa aroma-aroma basah yang terhirup

Sembari sejenak membayangkan sebuah angan

Sebuah asa di masa depan

Yang terharapkan kian terukir manis

Mengabaikan waktu yang beranjak semakin mengikis

Seolah menyebarkan kasih dan sayang

Yang hanya tertuju pada satu hati

Yang hanya pantas tuk dimiliki sesosok belahan jiwa

Yang mampu menyimpan kata benci menjadi ucapan rindu yang menggema

Gif: tenor.com