Puisi: Rindu yang Menghujani



Di ujung senja, kurasakan hangat menyapa malam

Berbalut sejuk yang memeluk erat kepingan hati

Menjadikannya sebuah memori yang sayang tuk di akhiri

Yang berwujud rindu di sela~sela sunyi sepi

Yang terkadang menghampiri seakan tak ingin berhenti

Walau sejenak tenggelam dalam hangatnya kebersamaan


Terperanjat kian dalam

Menderukan degupan debar yang terasa hebat

Menjadikan satu~kesatuan jiwa yang tak tergoyahkan

Menggiring berbagai macam perasaan

Sedih dan senang seiring berjalan

Mengisi kekosongan waktu

Yang enggan tuk memisahkan

Yang saling menyerukan dalam kedamaian


Bercerita tentang pertemuan awal

Yang begitu hangat didengarkan

Siang malam bagaikan lagu

Yang berdendang berucap rindu

Hingga sang hujan datang bersama badainya

Bersama kencangnya angin yang berhembus

Namun, tak kurasakan adanya cemas akan kita

Masa depan yang terukir manis

Haruslah tetap mengalir bagaikan sungai yang jernih

Sejuk di rasa, singkirkan buih~buih masalah yang ada


Seolah menyebarkan kasih dan sayang

Yang hanya tertuju pada satu hati

Yang hanya pantas tuk dimiliki sesosok belahan jiwa

Yang mampu menyimpan kata benci menjadi ucapan rindu yang menggema



Blog:
Dibuat & Didukung oleh: Tukang SEO

2 Comments

Kyndaerim: Silahkan berkomentar dengan bijak dan bertanggung jawab. Tidak menyertakan link (spam). Salam hangat, Cheers!