Jenis-jenis Termometer Beserta Fungsinya
Tahukah kamu, batas minimal suhu normal tubuh kita? Mungkin, kebanyakan akan menjawab 37 derajat Celcius. Padahal, suhu normal tubuh manusia berkisar 36,5-37,2 derajat Celcius. Suhu normal tubuh bisa berubah kapan saja. Karena, aktivitas yang kamu lakukan sepanjang hari. Bisa saja suhu akan naik sampai 0,6 derajat Celcius selama sepanjang hari. Misalnya saja saat berolahraga.

Melakukan aktivitas sehari-hari yang mengeluarkan banyak keringat juga bisa meningkatkan suhu tubuh. Makanya setiap kali mengeluarkan keringat, tubuh akan merasa panas. Namun, disisi lain, keringat yang keluar karena kegiatan rutin, berdampak baik bagi tubuh.

Tapi, jika suhu tubuh naik karena kelelahan, kurang tidur, sakit, da sebagainya yang menyebabkan melemahnya berbagai sistem kekebalan tubuh, bisa jadi hal tersebut menjadi tidak sehat. Begitupun sebaliknya saat suhu tubuh rendah.

Jenis-jenis Termometer Digital, Wajib Tahu Nih!

Ada beberapa alat yang bisa digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Berikut adalah termometer dengan kegunaannya masing-masing, antara lain:

1. Termometer telinga

Termometer Telinga, Termometer Untuk Telinga, Termometer
Sumber: Bukalapak

Termometer berbentuk ujung kerucut ini, berukuran kecil, digunakan pada telinga. Terdapat layar digital untuk melihat hasil suhu tubuh yang keluar hanya dalam hitungan detik.

2. Termometer elektronik

Termometer Elektrik, Termometer, Termometer Elektrik Multifungsi
Sumber: Alodokter

Termometer ini cukup ringan, karena terbuat dari plastik dan ujungnya cenderung tumpul menyerupai pensil, ada yang elastis, ada juga yang sedikit kaku. Termometer elektrik bisa digunakan pada ketiak, mulut, atau rektum (anus). Cara pakainya, tempelkan pada area yang ingin diukur suhunya, tunggu beberapa detik, dan hasilnya akan muncul pada layar digital kecil tersedia.

3. Termometer dahi

Termometer Dahi, Termometer Dahi Tembak, Termometer Tembak, Termometer, Termometer Dahi Infrared, Termometer Dahi Infra Merah
Sumber: Tokopedia

Termometer dahi biasanya menggunakan suhu kulit untuk mengetahui suhu tubuh. Penggunaan termometer dahi berbentuk seperti tembak ini, cukup didekatkan pada dahi, atau bagian kulit manapun, cukup beberapa detik saja hasilnya akan terlihat pada layar digital.

4. Termometer arteri temporal

Termometer Arteri Temporal, Termometer Arteri Temporal Exergen, Termometer Exergen
Sumber: CME Corp

Termometer arteri temporal biasa digunakan pada bagian dahi. Namun, perlu beberapa pengecekan ulang hingga 3 kali, sampai hasilnya benar-benar konsisten.

5. Termometer dot

Termometer dot, Termometer dot bayi, Termometer bentuk dot, Termometer
Sumber: Amazon.in

Sebagaimana namanya, termometer dot berbentuk seperti dot bayi. Letakkan termometer dot pada mulut bayi saat mengukur suhu tubuh. Termometer dot ini bisa dibilang kurang efisien dan efektif, karena membutuhkan waktu cukup lama untuk mengetahui hasilnya.

Penyebab Termometer Tidak Akurat

Terkadang, beberapa dari termometer memperlihatkan hasil yang tidak akurat. Banyak faktor penyebab dari ketidakakuratan tersebut, antara lain:

1. Termometer tidak digunakan pada bagian tubuh yang tepat, atau tidak sesuai dengan fungsi dari termometer tersebut.

2. Termometer terlalu cepat diangkat dari tubuh.

3. Baterai termometer sudah lemah atau bahkan sudah mati.

4. Tidak mengikuti cara penggunaan termometer dengan benar.

5. Mulut terbuka saat pengambilan suhu tubuh secara oral.

6. Satu jam setelah olahraga berat atau setelah mandi air panas.

7. Dalam waktu kurang dari 20 menit setelah merokok atau meminum air panas atau dingin.

Pengambilan suhu tubuh memang harus disaat dan diwaktu yang tepat, agak tingkat keakuratannya pun dapat di pertanggungjawabkan. Itu sebab mengapa pentingnya mengetahui suhu tubuh dalam keadaan kurang sehat. Hal wajibnya adalah, harus memiliki termometer di rumah, supaya selalu sedia dan siaga, untuk mendeteksi secara awal suhu tubuh normal atau abnormal.

Baca juga: Testimoni Mosehat, Penyakit Asam Urat Dijamin Minggat!

Semoga artikel ini bermanfaat. Jaga selalu kesehatan tubuh dan imunitas, supaya terhindar dari penyakit. Silakan berbagi yaa.. Sampai jumpaa..

Gif: banggood
Reff: alodokter.com & cantik.tempo.co