Puisi: Dekap yang Kurindu

Blooming Sparkly Red Rose

Puisi: Dekap yang Kurindu



Puisi Keluarga, Puisi Sedih, Puisi Rindu



Setapak demi setapak kulalui dengan pasti
Melangkah dengan segera seakan melaju dengan kencangnya
Berjalan beriringan di tengah badai berkepanjangan
Mencoba berbisik lirih pada angin kecilnya

Berharap bisa kutitipkan pesan-pesan rindu untuk mereka
Yang mungkin, sudah ribuan kali mengangkasa
Menyeruak bersama bintang-bintang berkilauan
Yang tak ingin kuhilangkan jejak haluannya

Perlahan namun pasti..
Bermuara dalam beningnya aliran kasih sayang
Yang mampu meneduhkan cahaya terang
Tetap berdiri walau rintangan datang menghadang

Dan selalu mendekap disaat ketakutan mencoba menangkap
Serasa merayap dikegelapan yang tak terelakkan
Hingga derai hujan datang menyebabkan kedinginan
Itu pun tak lunturkan segala perlindunganmu

Tetap kau tenangkan kami anak-anakmu
Sungguh sulit ku kedipkan mata kala itu 
Mengingat pengorbanan ayah ibu yang tulus tanpa rasa sesal
Hingga terisak ku dalam sujud ku

Seperti tanpa jeda kumenyebut namaMu
Mendoakan mereka selalu terlindung dalam malaikat-malaikatMu
Dalam rajutan penuh untaian kata maaf
Dalam jarak yang kini kian menerpa

Hanya bisa bertatap via layar ponsel yang ada
Terima kasih untuk semua tangis dan bahagia yang elakkan pilu
Kucoba tegar meski tahun ini takkan bertemu
Ayah, ibu.. aku rindu..

Gif: tenor.com



Posting Komentar

0 Komentar