Ajak Anak Bantu Bersih-bersih Rumah Yuk!

Pretty Black Cat

Ajak Anak Bantu Bersih-bersih Rumah Yuk!



 

Parenting, kebersihan, anak-anak, beres-beres

Halo semua.. Masih tetap semangat dan jangan lupa perlengkapan new normalnya ya, supaya terproteksi dari ancaman virus. Semangat jaga imunitas tubuh juga, biar nggak gampang sakit.

Bersih-bersih atau beres-beres, adalah sebuah kegiatan atau upaya untuk menjadikan ruangan atau sesuatu menjadi lebih bersih dan rapi. Kegiatan ini tentu saja bisa dikerjakan oleh siapa saja, termasuk sama orang yang malas sekalipun lho.. hehe..

Saya pernah dinasehatin sama salah seorang teman, bahwa, kalau punya anak laki-laki itu diajarin bersih sama rapi, karena kalau dia dewasa nanti bisa bantuin ibunya, dan setelah menikah nanti bisa bantuin istrinya. Karena, perkerjaan di dalam rumah itu sama melelahkannya lho sama pekerjaan pada umumnya, bener nggak? Yang setuju komen di bawah. Next!

Nah, dari kalimat seorang temen itu tadi, saya jadi mikir, bener juga sih. Tapi selain itu, setidaknya kegiatan beres-beres ini bisa mengajarkan anak untuk lebih rapi dan mandiri saat dia harus merantau atau jauh dari orangtuanya nanti. Dari hal-hal kecil semacam berberes rumah ini sekilas memang terlihat nggak terlalu penting, tapi kalau dilakuin, efeknya itu bakal panjang sampai dia dewasa (di luar terpengaruh sama hal-hal lain ya).

Pengalaman saya mengajarkan bang Rasyiid sih nggak terlalu ngoyo ya, artinya ya ngalir aja gitu. Kadang cuma dengan melihat kegiatan saya bersih-bersih rumah, bang Rasyiid itu selalu bilang, "abang bantuin ibuk juga ya", "abang sapu dulu ya buk", dan lain sebagainya. Saya jadi senyum-senyum sendiri sih kalo denger dia bilang gitu, terharu rasanya, hihi..

Pernah saya bilang, "nggak usah nak, biar ibuk aja", nanti ekspresinya bakal agak kecewa gitu, dan kemudian berlalu, tapi kadang memperhatikan juga sih, haha.. Tapi kalau memang kerjaannya itu bisa dia lakuin, dengan senang hati saya akan membiarkannya membantu saya. Misalnya melipat pakaiannya atau menyapu rumah.

Tips Mengajak Anak Beres-beres

Dari situ saya jadi belajar sendiri untuk selalu rajin membereskan rumah (jadi ceritanya saya ini males gitu lah, wkwk..). Nah, ini nih beberapa tips untuk mengajarkan anak bersih-bersih:

1. Mulai dari membereskan mainannya sendiri

Setiap kali bang Raysiid main, dia pasti bongkar itu satu kotak mainannya dengan cara dituang, Tapiii.. itu bertujuan untuk dia mengambil satu mainan yang ingin dia mainkan saja, setelah itu dia pasti membereskannya lagi. Sejak usia satu tahun, setiap kali dia main, saya selalu mengajaknya untuk selalu membereskan mainannya setelah dimainkan. Dan alhamdulillah, berhasil.

2. Biarkan anak memperhatikan

Biarkan anak melihat apa yang kita kerjakan, terutama saat bersih-bersih. Karena diam-diam anak akan merekamnya, dan kemudian dia akan bertanya apa yang kita lakukan. Jelaskan saja atau lakukan dengan perlahan agar anak mengerti.

3. Beri tugas yang ringan

Jika anak mulai bertanya atau bahkan menawarkan diri untuk membantu, berilah tugas yang ringan yang memang bisa dia kerjakan sendiri. Arahkan perlahan bagaimana cara mengerjakannya, lalu biarkan dia mengikuti. Misalnya, membereskan meja makan, minta tolong pada anak untuk mengangkat alat makan yang kotor, yang tidak terlalu berat, yang penting tetap aman untuk anak.

4. Jangan memaksa

Mengajak anak untuk membantu bersih-bersih memang nggak gampang ya.. Tapi, jangan terlalu memaksa kalau memang anak menolak untuk membantu. Karena hal ini memang masih belum menjadi kewajibannya.

5. Bukan menyuruh tapi mengajak

"Ayo ibu bantu bereskan mainanmu" dan bukan "Cepat bereskan mainanmu", karena hal ini akan melatih anak untuk membantu. Supaya dia juga peka bila ada orang yang membutuhkan bantuan.

Cara-cara di atas adalah pengalaman saya sendiri. Setiap orangtua dan anak punya cara sendiri untuk mendidik anak dalam hal seperti ini.

Gif: http://www.labottegadellestreghe.it/



Posting Komentar

6 Komentar

  1. Kalo kami di rumah pun udah dibiasain ama ibu buat tau cara bersih-bersih.
    Apalagi di rumah emang nggak ada anak cewek.

    Dan ternyata, kalo dibiasain gitu, bersih-bersih itu rasanya nggak berat kok, malah menyenangkan karena ruangan jadi rapi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah kan.. ternyata anak cowok juga harus diajarin bersih-bersih sejak dini, karena nanti kalo dewasa, bisa mandiri, dan bantu-bantu istri, hihi..

      Hapus
  2. Waah mba, bersih-bersih rumah ini masuk ke practical life skill yang aku ajarin ke Maryam. Dia masih 18 bulan, jadi masih yang gampang dan fun dulu. Dia suka banget ikut aku nyapu, jadi aku belikan sapu mini biar dia bisa belajar nyapu hehe. Sekarang yang jadi PR adalah melatih dia beresin mainan sendiri nih. Aku suka habis sabar, jadi bawaannya aku mulu deh yang beresin biar segera rapir ruangan. Huwaa belum sabar akutuu

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada ya yg jual sapu mini mbak, wkwk..
      pelan-pelan aja mbak, memang gitu sih ya, nanti Maryam pasti ngerti, seiring dengan berjalannya waktu, apalagi anak perempuan, hihi..

      Hapus
  3. Iya yah, bukan menyuruh tapi mengajak. Kalo di rumah saya itu selalu berantakan, ya wajar ada dua bocah yang lagi di fase bermainnya. Sekarang perlu diubah cara mengajak beresin mainannya nih hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. sipsip.. anak-anak pasti ngerti deh kalo dipraktekin dan dijadiin kebiasaan :D

      Hapus

Silakan berkomentar dengan bijak dan bertanggung jawab. Jangan lupa berkunjung kembali ya.