Cara Mengatasi Gusi Berdarah & Waspadai Penyakit Seriusnya | Kyndaerim

Blooming Sparkly Red Rose

Cara Mengatasi Gusi Berdarah & Waspadai Penyakit Seriusnya




gusi berdarah, penyebab gusi berdarah, cara mencegah gusi berdarah


Halo semua. Semoga selalu sehat dan semangat ya. Ngomong-ngomong tentang gigi nih, kalian sudah sikat gigi belum? Biasanya, berapa kali sehari sih kamu menyikat gigi? Jawab di kolom komentar yaa.. hehe.. Saya pernah punya pengalaman kurang menyenangkan saat menyikat gigi. Gusi yang selalu saja berdarah menjadi masalahnya. Untuk itu, saya langsung cari tahu penyebab gusi berdarah yang sebenarnya. Salah satunya adalah terlalu buru-buru menyikat gigi.

Mengutip dari Women's Health oleh Dokter gigi Sally Cram, D.D.S., mengatakan pendarahan pada gusi yang sering kali terjadi ketika menyikat gigi, bisa jadi ada yang tidak beres dengan kesehatan gigi dan mulut. Karena kemungkinan besar terjadi peradangan pada gusi yang disebabkan oleh penumpukan bakteri dan plak. Zat-zat buruk yang dibawa bakteri dapat tumbuh di sepanjang batas gusi. Kondisi inilah yang menyebabkan gusi menjadi lebih sensitif bahkan mudah iritasi.

Bahan alami pereda gusi berdarah

Sebelum terlambat, cobalah cara-cara alami untuk meredakan gusi berdarah. Berikut bahan-bahannya:

Konsumsi vitamin C

Seperti halnya sariawan, penyebab gusi berdarah salah satunya adalah kekurangan vitamin C. Maka dari itu, ada baiknya untuk rutin mengonsumsi vitamin C. Karena kandungan dalam vitamin C dapat membantu melawan infeksi yang meyebabkan gusi berdarah.

Vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan untuk memperkuat jaringan ikat dan melindungi lapisan pada gusi. Cara mudahnya adalah dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin C, seperti buah jeruk, tomat, sayuran hijau dan paprika.

Konsumsi vitamin K

Kandungan dalam vitamin K dapat memproses pembekuan darah dengan lebih cepat. Hal ini dapat mengurangi resiko pendarahan berlebih pada gusi. Selain itu, vitamin K dapat mencegah darah menggumpal.

Untuk itu, rutinlah mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin K, seperti sawi hijau, bayam, dan sayuran hijau lainnya.

Berkumur dengan antiseptik

Menggunakan antiseptik sebagai obat kumur adalah salah satu cara yang efektif untuk menghentikan pendarahan pada gusi. Antiseptik atau antibakteri dapat membunuh bakteri dan mengurangi peradangan, serta membantu menenangkan gusi yang sakit bahkan bengkak. Bahan kloroheksidin atau hidrogen peroksida pada antiseptik, dipercaya mampu menghentikan gusi berdarah.

Kurangi konsumsi karbohidrat

Mengurangi konsumsi karbohidrat dapat membantu meningkatkan kesehatan gusi dan dapat  mencegah penyakit gusi. Kandungan yang cenderung manis pada karbohidrat dapat menimbulkan plak dan memperlancar pertumbuhan bakteri. Jika plak yang menempel pada gusi semakin banyak, maka semakin besar pula kemungkinan pendarahan pada gusi. Hindari makanan olahan seperti roti, kue, keripik kentang, dan berbagai macam makanan berpati lainnya.

Jauhi makanan manis

Tidak jauh beda dengan karbohidrat, makanan manis adalah penyebab utama timbulnya plak dan pertumbuhan bakteri pada mulut. Seringnya mengonsumsi makanan manis dapat menyebabkan gigi berlubang serta peradangan pada gusi.

Manfaatkan kunyit

Rempah berwarna kuning ini memiliki antibakteri dan anti-inflamasi alami. Sementara itu kandungan kurkuminnya sama dengan chlorhexidine yang mampu menjaga kebersihan dalam mulut. Warna kuning pada kunyit tidak akan memberi efek kuning pada gigi, dengan syarat cepat dibilas setelah digunakan. Cara penerapannya adalah dengan memarut atau mengirisnya tipis atau bisa juga dengan menggunakan bubuk kunyit, lalu tempelkan pada gusi yang berdarah. 

Konsumsi teh hijau

Kandungan catechin dan antioksidan alami pada teh hijau, membantu menurunkan respons peradangan tubuh karena pertumbuhan bakteri dalam mulut. Mengonsumsi teh hijau secara rutin, dapat mencegah serta mengatasi penyakit gigi dan mulut. Cukup mengonsumsinya sekitar 3 gelas perhari.

Kain kasa

Permukaan kain kasa yang lembut, dapat menghentikan pendarahan pada gusi dengan segera. Dengan cara, menempelkan kain kasa bersih pada gusi yang berdarah, tekan perlahan hingga darah berhenti mengalir. Segera buang kasa yang sudah penuh dengan darah, lalu gunakan kasa bersih baru, kemudian tempelkan kembali, sampai benar-benar behenti.

Kompres es atau air dingin

Gusi berdarah seringnya terjadi karena cedera pada jaringan gusi. Untuk itu, segeralah menyiapkan es batu secukupnya, lalu tempelkan pada gusi yang berdarah, selain cepat menghentikan aliran darah, juga dapat mengurangi pembengkakan.

Berkumur air garam

Garam memang dipercaya sebagai obat sakit gigi alami. Berkumur dengan air hangat yang dicampur garam, membantu mengurangi pertumbuhan bakteri dalam mulut dan menghentikan pendarahan pada gusi. Berkumurlah seraca rutin, setidaknya tiga sampai empat kali sehari selama 5 - 10 detik, agar membunuh bakteri yang bersarang dalam mulut.

Waspadai gejala penyakit berbahaya

Apabila cara-cara pengobatan alami di atas tidak menghentikan gusi berdarah, maka kamu harus waspada terhadap beberapa penyakit serius di bawah ini:

1. Periodontitis

Penyakit periodontal ini biasanya menyebabkan infeksi pada gusi, tulang rahang, dan jaringan penghubung antara gigi dan gusi. Periodontitis bahkan dapat menyebabkan gigi lepas atau merenggangnya jarak gigi.

2. Gingivitis

Penyakit ini adalah penyakit mulut yang sangat rentan membuat gusi berdarah. Pasalnya, karena peradangan pada gusi dan pembengkakan yang terjadi tidak segera diobati.

3. Leukemia

Sering mendengar jenis penyakit kanker atau leukemia? Penyebab dari penyakit ini adalah gusi berdarah. Kurangnya jumlah sel darah normal yang telah digantikan oleh sel darah abnormal yang diproduksi oleh sumsum tulang belakang. Itu sebabnya, tubuh tampah lemah dan cukup kesulitan dalam mengontrol pendarahan serta melawan infeksi bakteri.

4. Diabetes

Penyakit akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan manis ini ternyata bisa semakin memburuk apabila gusi dalam keadaan berdarah. Diabetes mampu melemahkan kekuatan bakteri baik dalam mulut dan dengan cepat menumbuhkan plak gigi. Cobalah untuk mengurangi kadar gula darah dalam tubuh dengan mengonsumsi asupan bergizi dan panganan yang rendah gula.

5. Hemofilia

Penyakit gangguan pembekuan darah ini umumnya terjadi pada pria. Penderitanya akan mengalami pendarahan abnormal atau berlebihan. Penyakit hemofilia ini adalah penyakit turunan.

6. HIV (Human Immunodeficiency Virus)

Penyakit mengerikan ini menyerang kekebalan tubuh penderitanya. Mulut, adalah salah satu bagian tubuh yang sangat mudah terdampak HIV. Oleh karena sistem kekebalan tubuh yang menurun, maka jaringan dalam gusi juga mudah terluka bahkan berdarah.

Menjaga kesehatan gigi dan gusi adalah hal terpenting, agar kesegaran mulut tetap terjaga. Rajinlah menyikat gigi secara teratur dan dengan cara yang tepat. Maka segala macam penyakit gigi dan mulut dapat dicegah sedini mungkin.

Namun jika terlanjur terserang penyakit mulut dan tidak kunjung pulih, segeralah periksakan diri, agar segera tertangani dengan baik.

Semoga bermanfaat. Silakan berbagi via media sosial. Tetap jaga kesehatan yaa.. Sampai jumpa

Gif: tenor.com
Reff: https://s.id/s1QuL



Posting Komentar

0 Komentar