Adbox
LightBlog

11 November 2019

Tips: Tips Untuk Perantau Agar Betah di Perantauan


Sebagai anak rantau yang sudah berdomisili di Denpasar Bali selama kurang lebih 6 tahun, Kynda punya beberapa tips nih buat kamu yang memutuskan untuk merantau.

Curhat dikit boleh yaa.. Hehe.. Jujur, padahal saya ini orangnya pendiam lho, dan juga pemalu, satu lagu kurang percaya diri. Kalau kemana-mana tuh nggak bisa sendiri, paling nggak harus pergi sama adik atau rame-rame bareng teman.

Nah, semenjak memutuskan untuk merantau, otomatis akan jauh dari orang tua dan melakukan semuanya sendiri. Beberapa hari setelah merantau, setiap malam saya selalu aja nangis, sampai kadang 'sesenggukan', hihi.. Sanking rindunya sama orang tua, malah pernah pengen pulang, karena rasanya nggak betah, masih 'sedangkal' itu mental saya pada waktu itu, hiks..

Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan di kerjaan juga udah cukup nyaman, akbirnya terbawalah ke kehidupan sehari-hari. Karena semakin banyak kegiatan juga lebih banyak punya teman, bahkan kebanyakan dari mereka juga anak rantau, walaupun kampunghalamannya tidak sejauh kampung saya, haha..

Cukup lah ya ceritanya. Langsung aja saya ungkap tipsnya..

1. Berdoa

Mulailah dengan berdoa, agar kamu bisa menjalani kehidupan di perantauan dengan baik. Jangan bosan berdoa karena dengan ini kamu bisa lebih tenang menjalani hidup.

2. Ramah dan Supel

Saat pertama kali kamu bertemu dengan orang-orang asli daerah rantauanmu, berusahalah bersikap ramah, tersenyum adalah modal utamanya. Coba untuk berbincang dan cari tahu tentang daerah tempat kamu tinggal tersebut. Misalnya, tanya tempat makan terdekat, atau minimarket terdekat. Carilah bahan obrolan yang ringan-ringan dan tetap sopan. Tapi terlebih dulu lihat juga kondisi orang yang akan diajak bicara, apakah waktunya pas atau tidak. Cara ini adalah cara terbaik untuk memudahkanmu mendapat teman dengan mudah. Asalkan jangan SKSD ya, kenal sekedarnya aja, hehe..

3. Berani

Di sini kamu akan dituntut untuk bisa melakukan segala sesuatunya sendiri. Jika memang kamu belum mengenal siapapun di perantauan, berusahalah untuk mengandalkan dirimu sendiri.

4. Rajin

Oleh karena kamu telah mandiri, mau tidak mau kamu harus bisa lebih rajin dari biasanya. Sekalipun kamu adalah seorang pemalas akut, kamu harus berjuang untuk bisa hidup lebih bersih, hihi..

5. Bebas

Kalau biasanya kemana-mana kamu harus minta izin dulu sama orang tua, kali ini kamu bisa bebas kemanapun tanpa izin mereka. Karena mereka telah mengizinkanmu untuk merantau, anggap saja kamu telah dapat izin melakukan banyak hal di rantau. Asalkan tetap di jalan yang lurus ya. Tahu mana yang baik dan benar. Jangan terlalu bebas, bisa bahaya. Pikir sendiri aja..

6. Jangan Lupakan

Kamu telah di ridhoi oleh orang orang tua untuk merantau, tapi kamu tak kan pernah tahu isi hati mereka yang telah rela melepasmu untuk berjauhan dari mereka. Maka dari itu, selalu sempatkanlah untuk menghubungi mereka. Agar mereka tidak terlalu mencemaskanmu. Bulang bahwa kamu baik-baik saja, dan sangat membutuhkan doa dari mereka agar betah dan di lancarkan segala urusan. Duh, jadi sedih deh, hiks..

7. Perbanyak Kegiatan

Jika kondisi di tempat tinggalmu terlalu sepi atau para penghuni di sekitarmu tak begitu menyenangkan, carilah kegiatan lain (di luar jam kerja ya), misalnya cari komunitas anak rantau yang berasal dari daerah yang sama denganmu, atau carilah kegiatan sesuai dengan hobimu, entah photograpi atau memancing mungkin, atau hal lain yang pasti bermanfaat. Tapi kalau seandainya kamu sudah lelah dengan pekerjaanmu, cukup istirahat saja, jangan malah keluyuran nggak jelas, hehe..

Oke deh. 7 tips ini aja yang menurut Kynda udah paling top buat kamu para perantau pemula. Boleh komen kalau kamu mau tambahin tipsnya. Semoga bermanfaat. Salam anak rantau !

No comments:

Post a Comment

Silahkan beri penilaian, masukan dan saran yang membangun. Mohon tidak menyertakan link aktif atau komentar spam. Terima kasih :)

LightBlog
LightBlog